Fakta pertandingan Argentina kontra Belanda

Argentina berhasil melaju kebabak final setelah mereka berhasil menggulingkan Belanda dengan drama adu pinalti, karena sepanjang waktu babak pertama maupun babak kedua dan babak tambahan, baik Belanda maupun Argentina tidak ada yang berhasil mencetak gol. Sehingga sang wasit memutuskan untuk dilakukannya adu pinalti. Jika pada pertandingan melawan Kosta Rika Belanda menurunkan Tim Krul, kali ini Cillessen tetap menjadi penjaga gawangnya. Dan alhasil gawang Cillessen kebobolan sebanyak 4 gol dalam drama adu pinalti ini, sedangkan Sergio Romero, hanya kebobol 2 gol saja, karena 2 tendangan lainnya berhasil ia mentahkan. Dan berikut adalah data beserta fakta yang menarik pada pertandingan antara Argentina melawan Belanda :

Argentina kontra Belanda

  • Pada pertandingan ini merupakan pertandingan perdananya bersama timnas Belanda bagi Jordy Clasie.
  • Di babak pertama, Robben hanya memberikan 1 umpan dan paling sedikit dalam menyentuh bola yaitu 6 kali saja.
  • Robin van Persie serta Lionel Messi belum pernah mencetak gol lagi di babak eleminasi ini.
  • Pertandingan ini merupakan pertandingan yang ke 92 bagi Messi dan melewati sang legenda Diego Maradona, namun belum bisa mengalahkan rekor Javier Zanetti dengan 145 penampilan.
  • Belanda belum pernah kembali mencetak gol kurang dari 15 menit di babak pertama semenjak Piala Dunia 1998.
  • Adu pinalti dalam babak semi-final kali ini merupakan untuk pertama kalinya, semenjak 16 tahun yang lalu, dan pertandingan ini juga untuk yang pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia karena selama pertandingan di waktu normal dan tambahan tidak terjadi gol.
  • Selama karirnya, Jerper Cillessen belum pernah satu kalipun menggagalkan tendangan pinalti.
  • Adu pinalti kali ini merupakan yang ke-empat kalinya dalam Piala Dunia 2014 dimana menyamai rekor pada Piala Dunia 1990 dan 2006.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Speak Your Mind

*

Pinterest